a

Showing posts with label kucing. Show all posts
Showing posts with label kucing. Show all posts

Tuesday, 1 December 2015

Tanda-Tanda Kucing Betina Mau Kawin

kucing betina mau kawin

Kucing merupakan hewan yang bisa berubah sikapnya pada kondisi tertentu. Jika kamu menemukan kucing kamu berubah seperti berisik, galak biasanya ini menunjukan suatu hal yang terjadi pada dirinya. Salah satu yang bisa membuat kucing berubah sikapnya adalah ketika dia ingin kawin.
Lalu apa saja sih tanda kucing betina ingin kawin?

1. Suka mengeong
Jika kamu menemukan kucing kamu yang pendiam kemudian berubah menjadi berisik dan suka mengeong ini menandakan sesuatu, bisa saja kucing kamu ini ingin kawin. Biasanya suara mengeong kucing ingin kawin sangat berbeda dari biasanya, suaranya akan terdengar lebih keras dan nyaring.
2. Suka kencing sembarangan
Pada musim ingin kawin ini cara kencing kucing cukup unik dan berbeda, sebenarnya dia bukan kencing, tapi menyemprotkan cairan yang memiliki aroma khas yang menunjukan si kucing ingin kawin. Dan baunya sangat menyengat dan tak sedap jika terhirup oleh hidung manusia. Biasanya ini disebut dengan spraying, menyemprotkan air kencingnya yang bercampur dengan cairan lainnya dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap, tapi disukai oleh kucing.
3. Kucing lebih manja
Sifat kucing kamu juga berubah menjadi lebih manja, terlihat dia suka mendekati kamu untuk minta di elus, biasanya kucing seperti ini berada dalam kondisi birahi yang sangat dasyat. Sehingga dia mendekati majikannya untuk memberitahukan dia dalam masa birahi karena ingin kawin.
4. Kucing gelisah
Jika kamu membiarkan kucing kamu dikandang, pada masa ingin kawin ini si kucing akan merasa gelisah dan selalu ingin keluar dari kandang, biasanya ini terjadi pada kucing yang tidak memiliki pasangan pada masa musim kawin ini. Sehingga dia tidak tenang berada dimanapun.


Read More >>

Monday, 30 November 2015

Tanda-Tanda Kucing Jantan Mau Kawin

kali ini saya ingin memberikan informasi mengenai kucing jantan yang ingin kawin. Tandanya memang sedikit berbeda antara kucing betina dan kucing jantan yang ingin kawin.
Apa saja tanda kucing jantan ingin kawin?
1. Spraying/menyemprot
Kucing jantan juga memiliki keahlian menyemprotkan kencingnya untuk menandakan dia ingin kawin juga, selain itu aroma dari kencing kucing jantan ini bisa membuat kucing betina terangsang sehingga membuat si kucing betina birahi dan ingin kawin dengannya.
2. Mengeong
Sama halnya dengan kucing betina, sang pejantan juga akan sering mengeong guna untuk memanggil pasangannya tersebut. Dan biasanya kucing jantan akan selalu berada di dekat kucing betina jika memasuki masa ingin kawin.
3. Agresif
Maksudnya agresif adalah si kucing jantan akan lebih menjadi agresif jika bertemu dengan kucing betina, memungkinkan sekali untuk kucing jantan secara tiba-tiba menomprok atau menerkam si kucing betina untuk dikawininya, walaupun si kucing betina sedang tidak birahi. Jika kamu suka melihat kucing jantan kamu menggigit bagian tengkup leher belakang kucing betina kamu, ini menandakan si kucing jantan ingin kawin dengannya.
4. Suka bepergian
Ini adalah salah satu faktor yang membuat kucing jantan kamu pergi dari rumah kamu, yaitu karena ingin kawin. Jika kamu memiliki seekor kucing jantan dan tidak memiliki kucing betina, sangat mungkin untuk kucing jantan kamu itu pergi dari rumah untuk mencari pasangan untuk dikawinkan. Dan ini adalah salah satu tanda yang diberikan oleh kucing jantan yang sendirian dirmah tidak ada pasangannya. Jika kamu hanya memiliki seekor kucing saja dan berjenis kelamin jantan, jika dia suka bepergian mungkin dia sedang kawin dengan kucing lainnya diluar sana.
kucing jantan mau kawin
Read More >>

Monday, 23 November 2015

Cara Memandikan Kucing Terkena Jamur/Kutu

Persiapan alat dan bahan

1. Air dingin/hangat
2. Handuk
3. Sikat gigi
4. Pengering rambut (hairdryer)
5. Sisir kucing tipe sikat (brush comb)
6. Shampoo obat ( shampoo anti kutu, anti jamur atau anti bakteri)
Cara memandikan:
Sebelum dimandikan, periksa bagian-bagian yang sakit di seluruh tubuh.
Jamur biasanya menyerang bagian dagu, ketiak, lipatan paha, telapak kaki, ekor dan pangkal ekor.
Tungau Scabies paling sering menyerang bagian telinga luar dan ujung-ujung telingan bagian dalam. Kutu pinjal  sering menyerang bagian atas kepala, dagu, ketiak dan lipatan paha. Ingat-ingatlah bagian yang sakit tersebut, karena harus terkena shampoo dan disikat pada saat dimandikan.
Basahi seluruh tubuh kucing dengan air dingin/hangat (kucing kecil sebaiknya dimandikan dengan air hangat). Pastikan air membasahi seluruh bulu sampai ke kulit. Pengobatan tidak akan efektif bila air dan shampoo tidak mencapai kulit.  Pada kucing dengan bulu panjang dan tebal lebih mudah disemprot menggunakan air bertekanan tinggi.
Ratakan shampoo keseluruh tubuh sambil dipijat/disisir menggunakan jari. Hati-hati pada saat memberikan shampoo pada daerah sekitar mata dan hidung (wajah). Usahakan shampoo tidak masuk ke mata. Setelah merata, sikat  dan bersihkan bagian-bagian yang sakit dengan sikat gigi.
Hati-hati bila menyikat bagian yang luka. Pastikan shampoo berada di tubuh selama 5-7 menit agar kutu, jamur dan bakteri  penyebab penyakit mati terkena shampoo obat.
Bilas seluruh tubuh kucing dengan air hingga bersih. Periksa kembali bagian-bagian yang sakit. Pemberian shampo diulang sekali lagi, sambil membersihkan/menyikat kembali bagian-bagian yang sakit. Ratakan shampoo dan biarkan kembali 5-7 menit, kemudian dibilas sampai bersih.
Keringkan kucing dengan handuk, kemudian keringkan kucing dengan pengering rambut (hairdryer) sambil disisir. Penyisiran bertujuan menghilangkan rambut yang rontok dan mempercepat pengeringan rambut.
Pastikan bulu dan seluruh tubuh kucing kering sampai ke kulit, terutama di daerah dengan bulu tebal dan yang agak sulit seperti daerah perut, kaki belakang, daerah diantara kaki belakang, pangkal ekor dan telapak kaki.
Pengeringan yang tidak sempurna akan menciptakan lingkungan dan kelembaban yang cocok bagi tumbuhnya jamur.
Read More >>

5 Cara Alami Mengobati Kutu Kucing / jamur kucing Tanpa ke Dokter Hewan

Kucing_2


Kutu kucing merupakan serangga kecil tanpa sayap. Ketika menggigit, peliharaan akan merasa gatal dan menggaruk serta menggigiti tubuh mereka sendiri.
Kutu kucing harus segera dibasmi karena bisa membuat kucing kesayangan Anda mengalami alergi serta kemungkinan menderita infeksi sekunder.
Meskipun tidak dapat hidup di tubuh manusia, kutu kucing bisa menggigit pemiliknya dan menimbulkan rasa gatal mengganggu bahkan reaksi alergi pada sebagian orang.
Pengobatan kutu kucing tidak harus dilakukan di dokter hewan dengan biaya pengobatan mahal.
Berikut akan disajikan cara membasmi kutu kucing dengan cara alami yang bisa dilakukan di rumah.

Pengobatan Alami untuk Kutu Kucing

Mengunjungi dokter hewan merupakan pilihan yang mungkin akan diambil sebagian besar pemilik hewan peliharaan.
Namun, obat yang diresepkan kadang-kadang keras dan berpotensi berbahaya bagi kesehatan kucing.
Berikut adalah beberapa solusi rumahan yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kutu kucing.
Tips # 1
Pertama kali Anda melihat gejala serangan kutu, segera mandikan kucing dengan sabun cuci piring beraroma lemon ringan atau sampo khusus untuk kutu kucing.
Bilas dan ulangi proses pencucian untuk meyakinkan seluruh tubuh kucing telah tercuci bersih
Tips # 2
Lanjutkan pengobatan dengan sisir kutu. Setelah kucing dimandikan, sisir bulu kucing untuk menghilangkan kutu yang masih tersisa.
Sisir bulu kucing secara teratur untuk mencegah infestasi kutu di kemudian hari.
Tip # 3
Selain memandikan kucing, cuci pula selimut atau alas yang biasa digunakan kucing.
Cuci dengan air panas dan tambahkan secangkir cuka di dalamnya untuk membunuh kutu dan telur yang mungkin tertinggal.
Tips # 4
Vakum (sedot) rumah secara teratur dengan penyedot debu. Ambil kantong vakum dan tambahkan satu sendok makan tanah diatom agar kutu mati lemas.
Anda bisa menemukan tanah diatom di toko yang menjual perlengkapan berkebun.
Anda juga bisa memercikkan sedikit tanah diatom di luar rumah untuk membantu menyingkirkan kutu kucing.
Tip # 5
Ambil satu panci air mendidih dan masukkan setengah buah lemon ke dalamnya. Tutup panci, biarkan air menjadi dingin dan lemon larut sepenuhnya.
Setelah air dingin, tuangkan larutan lemon ke dalam botol semprot. Semprot kucing setiap hari dengan larutan ini.
Kutu membenci aroma jeruk lemon dan tidak akan mengganggu kucing Anda lagi.
Read More >>

Monday, 2 November 2015

Mengapa Kucing Menjadi Galak Setelah Kawin?

Pada masa kawin kucing akan mengalami perubahan tingkat laku, biasanya kucing yang ingin kawin akan menjadi lebih manja dan suka mendekati orang dan berguling-guling dilantai. Tapi jika kucing sudah selesai musim kawinnya dan sudah dikawini oleh si pejantan maka sifat si kucing akan berubah lagi yang tadinya penurut dan manja akan berubah menjadi galak dan pemarah. Mungkin ada yang belum mengetahui apa penyebab kucing menjadi kucingnya berubah menjadi galak setelah kawin, penyebabnya adalah :

1. Kucing tidak birahi lagi
Biasanya kucing betina yang sudah tidak merasakan birahi lagi akan marah jika diganggu oleh kucing jantan yang mengajaknya kawin. Karena keinginan si kucing sudah tidak ada untuk kawin dan pastinya jika dipaksa maka kucing akan marah.
2. Kucing betina hamil
Selain karena kucing sudah tidak birahi lagi, kucing betina akan berubah sifatnya karena kucing tersebut ternyata sudah hamil, dan kucing hamil itu akan memiliki perubahan sikap yang jauh. Yang tadinya si kucing suka manja dan penurut, kemudian dia akan berubah menjadi seekor kucing yang cuek dan galak jika di pegang, mungkin ini karena dia merasa tidak enak dengan badannya dan merasa sakit pada bagian tubuh dan perutnya.
3. Kucing masih dalam keadaan birahi
Selain itu mungkin kucing kamu masih berada di masa birahi, biasanya jika kucing sedang birahi dan hasrat untuk kawinnya belum tersalurkan biasanya dia akan berubah menjadi galak dengan manusia, apa lagi jika kucing yang sedang birahi itu lebih sering kamu kurung di dalam kandang dan tidak ada pasangannya, dan ini akan membuat si kucing stress dan menyebabkan si kucing berubah menjadi galak.
kucing galak setelah kawin
Read More >>